Tampilkan postingan dengan label Tips Memasak. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tips Memasak. Tampilkan semua postingan
Sabtu, 18 Juni 2016
4 Rahasia Membuat Kue Kering Agar Renyah dan Tahan Lama
Mendekati lebaran, nampaknya banyak orang yang beramai-ramai membuat kue kering sendiri di rumah. Dimana, kue kering ini akan menjadi salah satu makanan ringan yang dijadikan suguhan di hari raya lebaran Idul Fitri. Tak hanya menjadikan kita semakin mahir membuat kue kering, berkreasi sendiri membuat kue juga akan menjamin kue yang dibuat lebih sehat, lezat dan pastinya nikmat. Tapi sayang, tidak jarang kue kering yang dibuat sendiri justru mudah mlempem dan tak renyah lagi.
Lantas, bagaimana agar kue kering yang dibuat tidak mlempem dan awet renyah? Dikutip dari beberapa sumber juga dari pengalaman sendiri dan sharing dengan para sahabat yang memang jago banget buat kue, sedikitnya ada 4 rahasia membuat kue kering agar selalu renyah dan tahan lama serta tidak mlempem. Ada pun rahasianya adalah sebagai berikut.
Gunakan Bahan Kue dengan Kualitas Baik
Usahakan untuk menggunakan bahan kue yang berkualitas. Yang sangat perlu dipastikan adalah usahakan bahan kue masih baru dan belum kadaluarsa. Dengan bahan kue yang masih baru, berkualitas dan tidak tercemar dari benda atau hal lainnya, kue kering yang dihasilkan pasti akan baik dan mengesankan. Kue yang dihasilkan juga akan awet renyah serta tahan lama.
Gunakan Mentega dan Susu Cair Dingin
Rahasia kedua agar kue kering renyah dan tahan lama adalah gunakan mentega dan susu cair yang dingin atau sesuai dengan suhu ruangan. Untuk mentega dingin bukan berarti mentega masih yang beku ya. Mentega dingin adalah mentega yang sudah dicairkan namun suhunya lebih dingin atau sesuai dengan suhu ruangan. Dengan menggunakan mentega juga susu cair dingin, hal ini akan membuat kue kering yang dihasilkan memiliki tekstur lembut dan pastinya kering serta renyah sempurna. Ia juga akan tahan lama dan tidak mudah mlempem atau pun berbau tengik.
Pastikan Menguleni Adonan dengan Pelan dan Benar
Rahasia berikutnya agar kue kering yang dihasilkan kering dan renyah sempurna, pastikan bahwa saat menguleni, lakukan dengan pelan-pelan dan benar. Tak apa jika menguleni dengan pelan membutuhkan waktu lama karena ini akan seimbang dengan kue yang dihasilkan. Saat menguleni dengan keras dan cepat, suhu panas pada tangan dikatakan mampu membuat adonan menjadi panas dan hal ini memungkinkan kue akan keras serta alot.
Saring Lalu Sangrai Tepung
Usahakan untuk menyaring atau mengayak tepung agar tekstur tepung menjadi sangat lembut dan kue yang dihasilkan pun teksturnya lembut dan sempurna. Selain disaring atau diayak, usahakan pula untuk sangrai tepung agar kekeringan tepung semakin baik dan maksimal. Tapi ingat, setelah disangrai usahakan untuk mendinginkannya terlebih dulu. Kalau malas menyangrai tepung, kamu bisa menjemur tepung di bawah sinar matahari langsung.
Ladies, itulah beberapa rahasia membuat kue kering agar renyah dan tahan lama. Selain rahasia di atas, rahasia lainnya adalah usahakan untuk menggunakan gula dan garam halus untuk rasa kue yang semakin sedap dan nikmat. Pastikan pula untuk menyimpan kue di wadah atau toples yang kedap udara dan menjamin kue kering menjadi awet renyah dan tahan lama.
Sumber : vemale.com
Kamis, 16 Juni 2016
Trik Mudah Selamatkan Masakan Yang Keasinan
Memasak memang gampang-gampang susah Ladies. Salah satu masalah yang paling sering dihadapi saat memasak adalah masakan yang keasinan. Kurang asin bisa ditambahi garam Ladies, lantas jika keasinan apakah yang bisa dilakukan untuk menyelamatkan masakan tersebut? berikut cara mengatasinya :
Cara pertama yang bisa kamu coba adalah dengan membilas masakan yang keasinan. Contohnya saja jika kamu memasak daging dalam kuah asin terlalu lama atau sayuran kukus keasinan kamu bisa membilasnya dengan air dingin. Ini akan mengurangi rasa asinnya.
Cara yang satu ini sudah sering digunakan Ladies. Kamu bisa menambahkan kentang pada masakan yang keasinan. Ini akan bisa menyerap rasa asin dan menyelamatkan masakanmu.
Jika masakanmu mengandung produk olahan susu atau santan, kamu bisa menambahkan sedikit susu ke dalamnya. Ini akan membantu rasa masakan agar lebih seimbang.
Gula juga bisa jadi salah satu alternatif yang pas Ladies. Tambahkan saja sedikit gula ke dalam masakan yang keasinan.
Untuk sup, semur, saus atau apapun yang dapat diencerkan, coba tambahkan air atau saus tomat.
Selanjutnya jika makanan kemanisan lemon atau jeruk bisa jadi solusinya Ladies. Tambahkan saja beberapa tetes air lemon untuk mengatasi masalah ini.
Ladies itulah alternatif untuk garam dan tips memasak sederhana untuk menyeimbangkan makanan terlalu asin. Semoga bermanfaat dan selamat mencoba.
Sumber : vemale.com
Tips Mudah Menggoreng Tahu Agar Super Garing dan Tak Lembek
Tahu adalah makanan kaya protein yang sangat lezat dan digemari oleh banyak masyarakat Indonesia. Teksturnya yang lembut dan empuk membuatnya jadi salah satu lauk favorit. Salah satu cara paling mudah untuk mengolah tahu adalah dengan menggorengnya.
Tahu goreng jadi lauk yang lezat dinikmati dengan nasi panas dan sambal. Namun sayangnya banyak yang tak bisa menggoreng tahu yang awet renyahnya. Tahu goreng hanya lezat dinikmati saat masih panas. Saat sudah dingin tahu goreng terasa lembek dan tak lagi krispi.
Kunci utama untuk mendapatkan tahu yang garing dan krispi adalah dengan mengeringkan tahu sebelum menggorengnya Ladies. Setelah mengeringkannya baru goreng potongan tahu dengan panas sedang. Inilah yang menjadi rahasia tahu jadi krispi. Air yang tak terlalu banyak akan membuat tahu lebih tahan lama renyahnya.
Saat menggoreng juga usahakan minyak yang digunakan sudah panas. Kalau minyaknya masih belum panas tahu tak akan bisa mengembang dengan sempurna Ladies. Berikut tadi tips menggoreng tahu agar renyah dan garing. Semoga bermanfaat dan selamat mencoba ya.
Sumber : vemale.com
Minggu, 05 Juni 2016
Tiga Sayuran Ini Wajib Direbus
Untuk menemukan manfaat sayuran, ada beberapa teknik memasak yang bisa kita lakukan. Misalnya dengan memanggang atau dengan merebus.
Berikut ketiga sayuran yang mengeluarkan manfaat kesehatan saat direbus, menurut laman Times of India,
1. Sayuran akar
Sayuran akar seperti kentang dan lobak mengandung banyak serat, serta vitamin. Merebus sayuran ini dengan kulitnya dan mengupas sebelum makan adalah cara yang bagus untuk membantu menjaga semua manfaat sayuran.
Live Science mencatat, setidaknya delapan manfaat kentang seperti menurunkan tekanan darah, menjaga kesehatan otak dan sistem saraf, menjaga kekebalan tubuh, mengurangi peradangan, melancarkan pencernaan, menjaga kesehatan jantung, membantu kinerja atletik dan perawatan kulit karena mengandung vitamin C, B6, kalium, magnesium, seng, dan fosfor yang membantu menjaga kulit untuk tetap halus dan sehat.
2. Asparagus
Ketika direbus atau dikukus, sayuran ini akan mempertahankan semua manfaat kesehatannya. Sayuran ini sangat bagus untuk melindungi jantung Anda, dan sistem saraf Anda.
3. Brokoli
Brokoli merupakan sayuran yang biasa dikonsumsi sehari-hari. Studi terbaru menunjukkan, sayuran ini memiliki manfaat setelah direbus atau dikukus daripada dikonsumsi dalam bentuk mentah. Brokoli memiliki zat anti kanker dan sumber vitamin C.
Senin, 30 Mei 2016
Tips Agar Bihun Tidak Mudah Hancur Saat Dimasak
Mie bihun merupakan salah satu bahan makanan yang nggak hanya enak dan mengenyangkan saja. Kalau kita pandai mengolah bihun, bihun bahkan bisa menjadi masakan atau makanan yang menggugah selera dan disukai siapa saja. Pada dasarnya mengolah bihun bisa dibilang gampang-gampang susah. Pengolahan yang benar akan membuat bihun tampak menarik saat disajikan. Tapi, pengolahan yang salah tidak jarang akan membuat bihun menjadi rusak, hancur dan tidak menarik lagi buat disajikan.
Kalau bihun yang dimasak hancur dan bentuknya nggak karuan, bukan hanya kecewa yang akan kita rasakan. Lebih jauh, kita pun mungkin bisa saja trauma untuk masak bihun di waktu selanjutnya. Namun kini kamu nggak usah khawatir kalau bihun yang kamu masak bakalan hancur. Sebenarnya ada beberapa cara yang bisa kita lakukan untuk memasak bihun agar ia tidak hancur. Bagaimana caranya? Berikut ulasannya.
Pastikan Kualitas Bihun Baik
Hal pertama yang perlu diperhatikan agar bihun tidak mudah hancur adalah kualitas dari bihun itu sendiri. Pastikan bahwa bihun yang mau kamu masak adalah bihun yang berkualitas baik. Usahakan memilih bihun yang penampilannya bersih, menarik dan tidak kusam. Selain tidak mudah hancur, bihun dengan kualitas baik juga bisa menjadi sajian yang menarik dan menggugah selera.
Rendam Bihun Pada Air Hangat
Biasanya kita akan merendam bihun di air panas agar ia mudah layu dan bisa cepat diolah. Asal kita tahu, merendam bihun di air panas yang terlalu lama justru bisa membuat bihun hancur dan tak menarik lagi. Jika ingin bihun layu, rendam bihun di air hangat. Meski membutuhkan waktu yang lebih lama untuk layu, percaya deh, tampilan bihun ini akan lebih baik.
Gunakan Api Kecil Saat Memasak
Selanjutnya, agar bihun tidak mudah layu, pastikan bahwa kamu memasak bihun dengan api yang kecil saja. Pakai api sedang boleh, tapi usahakan agar api yang digunakan tidak terlalu panas ya? Meski membutuhkan waktu masak yang lebih lama, bihun yang dimasak dengan cara ini bisa lebih baik dan nggak mudah hancur.
Jangan Terlalu Sering Mengaduk Bihun Saat Memasak
Usahakan agar tidak terlalu sering mengaduk bihun saat kamu memasaknya. Mengaduk bihun terlalu sering justru akan membuat bihun mudah hancur dan patah. Aduk masakan sesekali saja. Meski mengadukannya sesekali saja, pastikan bumbu bihun meresap dengan baik ya. Agar bumbu meresap dengan baik, kamu bisa menambahkan sedikit air atau minyak saat memasaknya.
Itulah tips agar bihun nggak mudah hancur saat dimasak. Dengan tips ini, nggak perlu khawatir bahwa bihun yang dimasak akan hancur ya? Selamat mencoba dan semoga tips ini bermanfaat.
Tips Mengolah Kikil Agar Cepat Empuk dan Tidak Bau
Khususnya di Indonesia, bahan makanan yang satu ini sering diolah menjadi berbagai macam olahan masakan yang begitu lezat dan enak. Banyak sekali olahan masakan yang terbuat dari bahan dasar kikil sapi, seperti halnya sop kikil, tumis kikil, kikil kuah bening dan lain sebagainya.
Namun, mengolah kikil agar menjadi olahan masakan atau hidangan yang enak tidak semudah yang dibayangkan. Pasalnya masalah sering muncul ketika mengolahnya, seperti kikil sulit empuk dan bau amis yang luar biasa menyengat. Ditambah lagi dengan lendir yang menempel pada kikil.
Karena seperti itu, banyak orang yang justru mengurungkan niatnya untuk mengolah atau memasak kikil. Bahkan sebagai gantinya, mereka lebih memilih membeli olahan kikil yang sudah jadi.
Membeli olahan kikil yang sudah jadi bukanlah solusi yang tepat. Hal itu justru tidak akan membantu apabila anda mendapatkan kikil dalam keadaan mentah. Untuk itulah, anda juga harus tahu seperti apa cara mengolah kikil yang baik dan benar agar kikil menjadi nikmat, cepat empuk dan tidak lagi bau amis.
Ketika mengolah kikil diperlukan kesabaran yang ekstra, karena jika kita tidak sabar maka olahan kikil yang dihasilkan akan gagal atau menjadi tidak enak.
Penasaran seperti apa cara mengolah kikil yang tepat agar empuk dan tidak bau? Untuk mengetahuinya anda bisa simak tipsnya pada pembahasan di bawah ini.
Cara Membersihkan Kikil
Setelah anda membeli kikil, maka seharusnya anda langsung mencuci kikil tersebut. Cara mencucinya yaitu dengan merendam di dalam air mendidih. Lalu diamkan kikil selama kurang lebih 20 menit. Setelah itu, anda bisa membersihkan kikil seperti biasanya. Apabila terdapat bulu yang masih tersisa, maka anda bisa menghilangkannya dengan menggunakan pisau.
Rebus Kikil
Setelah kikil bersih, anda bisa merebus kikil dengan menggunakan air biasa hingga kikil menjadi empuk. Agar proses merebus lebih cepat, maka anda bisa merebusnya di dalam panci presto selama kurang lebih 1 jam. Jika anda menggunakan panci biasa untuk merebus kikil, maka untuk membuat kikil menjadi empuk diperlukan waktu selama kurang lebih 2-3 jam. Ketika merebus kikil, anda bisa menambahkan rempah seperti daun jeruk, jahe, daun salam, dan lengkuas.Setelah kikil selesai direbus, anda bisa langsung membuang airnya agar kikil tidak bau.
Tiriskan Kikil
Apabila setelah direbus kikil masih tetap bau, setelah merebus kikil yang pertama kalinya anda bisa langsung meniriskan kikil dan menyiramnya dengan menggunakan air bersih. Hal ini dilakukan agar sisa bau yang masih menempel hilang. Setelah itu, kikil bisa langsung diproses atau diolah menjadi olahan masakan sesuai dengan selera anda.
Cara Membumbui Kikil
Agar olahan kikil lebih nikmat, maka anda bisa membumbui kikil dengan perpaduan bumbu dasar dan rempah-rempah yang khas. Bumbu dan rempah yang dimaksud yaitu, kunyit, daun salam, bawang putih, daun jeruk purut dan lain sebagainya.
Cara Memasak Kikil
Setelah kikil selesai dibumbui, anda bisa langsung memasaknya sesuai dengan selera anda dengan bumbu yang menggoda.
Itulah tips memasak kikil agar mudah, empuk dan tidak bau. Selemat mencoba.
Tips Memasak Pasta yang Benar dan Lezat
Olahan pasta memang bervariasi bisa disajiakan dengan saus, dipanggang, bahkan bisa dibuat menjadi sup. Tapi agar hidangan pasta favorit rumahan bunda lezat, ikuti deh tips memasak pasta dibawah ini . Dijamin hidangan pasta bunda akan super nyummy!
Ini dia tips menghidangkan olahan pasta lezat:
TIPS MEMASAK PASTA BERSAUS
Pasta yang disajikan bersama saus harus ditumis dahulu setelah direbus. Pasta ditumis bersama bawang putih, boleh juga ditaburkan peterseli dan ditambahkan garam jika merasa perlu.
Bila pasta tidak ditumis, pasta harus ikut dimasak bersama saus. Waktu memasaknya cukup 1-2 menit saja.
TIPA MEMASAK PASTA DIBUAT SUP
Untuk menghidangkan olahan pasta yang dibuat sup pasta harus direbus dahulu setengah matang. Tujuannya adalah agar sup tidak keruh dan tidak berbau tepung saat dibuat sup.
TIPS MEMASAK PASTA YANG DI PANGGANG
Pasta panggang dapat dibuat dengan beberapa cara, yaitu:
Pasta diaduk dalam saus lalu dimasukkan ke dalam pinggan dan ditutup saus putih.
Pasta dicamur dengan adonan custard yaitu campuran telur dan susu. Campuran ini ditambahkan bumbu, keju, daging atau bahan lain yang diinginkan.
Pasta dilapis-lapis. Diantara lapisannya diisi adonan isi. Bisa dari daging, dan sayuran. Lalu ditutup saus putih.
Adonan isi juga bisa diisikan ke dalam pasta yang berlubang besar lalu disiram saus putih.
Pemanggangan dilakukan sambil direndam dalam loyang berisi sedikit air agar bagian dasar pasta tidak hangus.
Jika masih ada pasta yang tersisa dan tidak diolah bunda harus menyimpannya dengan benar seperti tips berikut ini:
TIPS MENYIMPAN SISA PASTA:
Satu bungkus kemasan pasta biasanya tidak habis dalam sekali masak. Sisa pasta jangan dibiarkan di dalam kantung plastik, tetapi dimasukkan di dalam toples bertutup rapat. Biasanya dalam kemasan pasta sudah disebutkan berapa lama waktu yang diperbolehkan untuk menyimpan pasta.
Toples sebaiknya diberi tanggal penyimpanan supaya tahu kapan waktu harus segera memakainya agar tidak terbuang akibat kaldaluwarsa.
2 Cara Masak Nasi Putih Enggak Bikin Gemuk
BANYAK orang risau makan nasi putih dianggap sebagai penyebab kegemukan. Bahkan banyak diantaranya yang mengganti nasi putih dengan nasi merah yang rendah kalori.
Namun rupanya hal itu bisa diatasi dengan cara memasak dan mengolahnya. Tidak percaya? Berikut tipsnya seperti dilansir dari Boldsky, Rabu (18/5/2016).
Masak dengan wadah tanah liat
Meski tidak dijelaskan apa pengaruh wadah tanah liat atau panci biasa, namun cara ini diyakini bisa mengurangi jumlah kalori pada nasi putih. Siapkan air panas, tambahkan 2 ½ sdm minyak kelapa. Setelah satu menit, masukkan satu cangkir beras putih ke rebusan air tersebut.
Kurangi panas api
Setelah semuanya direbus, segera kurangi panas kompor dan masak hingga 30 menit. Kemudian tanak nasi seperti biasa dan simpan dalam lemari es selama 12 jam. Setelah itu hangatkan kembali dan makan nasi seperti biasa.
Moms, Begini Loh Cara Masak Kerang Hijau yang Enak
MENGOLAH kerang hijau tidak boleh sembarangan. Sedikit keliru, kelezatan kerang hijau akan hilang dan kurang nikmat.
Darmawan, Head Chef Samudera Rasa mengatakan, ketika hendak mengolah kerang hijau, perhatikan tingkat kematangan daging kerangnya.
"Direbus setengah matang sudah cukup. Karena nanti akan diproses kembali dengan saus tambahan,"
Kata dia, jika pada proses perebusan kerang hijau sudah terlalu matang. Maka saat diolah kembali dengan saus tambahan, kelezatan kerang hijau bisa berkurang.
"Direbus sebentar jangan sampai cangkangnya kebuka sendiri. Karena kalau kebuka itu kerangnya sudah matang. Nah kalau kematangan manisnya alami dari kerang bisa hilang dan dagingnya jadi keras," pungkasnya.
Wajib, Daging Steak Dibumbui dengan Garam
SAAT ini banyak jenis daging yang digadang-gadang memiliki keunggulan baik dari rasa maupun tekstur. Tapi ternyata sebaik apapun kualitas daging steak harus tetap dibumbui dengan garam.
Hal ini dikatakan Chef Chandra Yudaswara.
Selebriti chef ini mengatakan sebagus apapun kualitas daging tetap harus dibumbui dengan garam. “Seasoning salt itu penting, daging sebagus dan semahal apapun harus dibumbui garam. Kalau ada yang bilang ini daging bagus enggak perlu seasoning apa-apa, itu jangan percaya, saya sudah membuktikan,” kata Chef Chandra.
Dijelaskan juga oleh chef Chandra, selain penghasil rasa asin, garam juga membuat tekstur daging lebih juicy.
“Percaya enggak percaya, garam itu sesuatu yang penting untuk steak. Tanpa garam maka tidak ada tekstur juicy di daging. Garam itu seperti pemancing cairan dalam daging,” lanjutnya.
Penggunaan garam pada daging steak bisa disesuaikan dengan ukuran dan ketebalan daging steak. Sebaiknya jangan terlalu banyak, sedikit tapi menyebar ke seluruh bagian steak.
Bawang Bombai & Bawang Putih, Mana Lebih Dulu Ditumis?
SEBAGAI bumbu andalan saat menumis, bawang putih dan bawang bombai adalah dua yang tak boleh ketinggalan. Tapi tahukah Anda mana yang harus lebih dulu ditumis?
Bawang yang harus lebih dulu ditumis adalah bawang bombai, hal ini dikatakan Chef Brian saat ditemui di Cibubur, Jakarta Timur . “Bawang bombai duluan yang harus masuk sebelum bawang putih karena bawang bombai punya cairan yang lebih banyak,” kata pria jebolan Master Chef Indonesia (MCI) ini.
Chef Brian menjelaskan ketika minyak atau margarin sudah panas maka yang harus segera dimasukkan adalah bawang bombai. Tumis bawang bombai hingga harum dan layu baru masukkan bawang putih.
Meski masuk paling pertama, bawang bombai tidak boleh ditumis terlalu lama. “Bawang bombai punya kandungan gula yang cukup tinggi jadi kalau terlalu lama ditumis dia karamelisasi, kalau sampai menjadi coklat nanti malah pahit,” terang Chef Brian.
Chef ramah ini juga mengatakan ketika menumis menggunakan bawang bombai maka rasanya akan semakin lezat. “Tumisan pakai bawang bombai akan beda rasanya dengan yang tidak pakai. Lebih enak,” pungkasnya.
Minggu, 15 Mei 2016
Jangan Cuci Kentang jika Tak Langsung Diolah
SELAIN harus memerhatikan proses pemilihan kentang, proses lain juga tak boleh luput dari perhatian. Salah satunya bagaimana teknik menangani kentang sebelum diolah.
Sebagai jenis umbi-umbian, kentang memiliki banyak kandungan karbohidrat yang bisa membuat pemakannya cepat merasa kenyang. Kentang goreng, mashed potato, kentang wedges atau kentang panggang pasti menggunakan kentang sebagai bahan dasarnya.
Ternyata kentang tidak boleh dicuci jika akan disimpan. Dengan kata lain, kentang sebaiknya dicuci sesaat sebelum diolah. Kentang yang lembab karena terkena air akan lebih cepat menjadi busuk.
Ketika Anda membeli kentang dari pasar atau supermarket dan tidak ingin langsung digunakan, maka sebaiknya tempatkan pada plastik dan simpan dalam tempat yang sejuk dan terhindar dari tempat lembab serta sinar matahari langsung.
Untuk mendapatkan kentang yang bersih, cucilah kentang mengunakan alat bantu berupa sikat sayuran dan lakukan proses pencucian hingga benar-benar bersih. Jika ada bagian lubang pada permukaan kulit kentang, sebaiknya cungkil bagian tersebut dan membuangnya.
Sumber : okezone.com
Begini Cara Simpan Udang agar Awet Segar
BELANJA di pasar memang lebih banyak keuntungannya. Harga biasanya jauh lebih murah dengan jumlah agak banyak. Namun bagaimana mengakali stok agar awet segar, misalnya udang.
Sementara harga-harga barang kebutuhan sedang melambung tinggi, maka pintar-pintarnya kita sebagai ibu rumah tangga untuk mengakali pengeluaran. Salah satunya dengan berbelanja di pasar tradisional sebagai stok.
Tentu masalah berikutnya adalah bagaimana menjaga stok tetap segar atau tidak mudah busuk. Misalnya saja udang.
"Agar udang segar lebih lama taburi dengan gula, bungkus dengan koran dan bekukan," kata Lee Huihui, seorang ibu rumah tangga.
Huihui melanjutkan, dengan cara penyimpanan yang demikian, udang akan tetap segar sampai satu bulan. Seperti diketahui gula merupakan bahan pengawet alami.
Sumber : okezone.com
Tips Bikin Patty Burger Lezat
KUNCI kelezatan dari sajian burger adalah patty dagingnya. Ketika ingin membuat patty burger yang lezat, perhatikan takaran antara daging dan bahan lainnya.
Chef Lukman, juru masak dari Johnny Rockets mengatakan, patty burger yang lezat komposisinya bukan 100 persen daging. Melainkan 80 persen daging sapi dan sisanya adalan lemak.
"Kalau daging murni 100 persen nanti kurang enak. Enggak gurih," kata Chef Lukman .
Dia menambahkan, 80 persen daging sapi ini berfungsi sebagai tekstur dan cita rasa lezat dari patty burger. Sedangkan paduan 20 persen lemak ini agar saat patty dipanggang, lemaknya bisa lumer dan daging jadi terasa gurih alami.
"Kalau pakai lemak nanti rasanya lebih gurih," pungkasnya.
Sumber : okezone.com
Tutorial Kupas Bawang Merah seperti Ahli
BAWANG merah adalah bumbu wajib hampir setiap masakan Indonesia. Namun mengupas bawang merah menjadi kegiatan yang kurang menyenangkan karena menimbulkan perih di mata. Jika selama ini Anda masih menitikkan air mata saat mengupas bawang merah, berarti cara Anda mengupas harus dirubah. Chef Todd English menyebut, mengupas bawang merah yang praktis lagi mengurangi perih di mata adalah dengan memotongnya secara vertikal terlebih dahulu. "Potong jadi dua mulai dari bagian pucuk hingga akar dengan arah potongan vertikal. Setelah itu Anda bisa dengan mudah mengulitinya," kata Chef Todd. Tidak hanya cara menguliti bawang merah, Chef Todd juga memberikan tutorial bagaimana memotong aneka jenis bawang dengan mudah. Mulai dari bawang merah ukuran kecil, ukuran besar hingga bawang bombai.
Jamur Jangan Dicuci, Ini Alasannya
SEBAGAI campuran masakan, jamur kerap digunakan karena rasanya yang lezat. Mengolah jamur menjadi masakan yang lezat memang mudah tetapi ada hal yang perlu mendapat perhatian khusus agar jamur yang dimasak benar-benar lezat.
Jamur termasuk jenis bahan makanan yang lembab dan rapuh sehingga tidak disarankan mencuci jamur sebelum digunakan. Jamur harus dalam keadaan bersih dan kering ketika akan dimasak.
Jamur tidak boleh dicuci apalagi direndam dalam air banyak karena akan menyebabkan menyerapnya air dalam jamur yang membuat jamur berubah warna menjadi cokelat saat dimasak. Selain mengubah rasanya, mencuci jamur juga akan mengurangi teksturnya karena jamur akan menjadi lembek.
Jika jamur terlihat kotor, cukup gunakan lap kering atau tisu dapur untuk menghilangkan kotoran atau debu yang melekat pada jamur. Ada lagi alternatif lain, yakni dengan memanfaatkan sikat khusus jamur.
Sumber : okezone.com
Tips Memilih Daging Sapi Segar
BANYAK olahan lezat yang bisa dibuat dengan daging sapi. Sebelum itu memilih daging berkualitas sangat penting diperhatikan.
Pasalnya, kualitas daging dapat menentukan rasa dan aroma pada masakan. Jika daging sudah tidak segar, tentu saja cita rasanya jadi tidak nikmat. Karena itu, Chef Beng mengatakan, bahwa ketika memilih daging sapi. Lebih baik pilih potongan daging sapi yang berwarna merah segar.
"Pastikan pilih daging yang warnanya merah segar. Bahkan kalau perlu yang ada darahnya," kata Chef Bong.
Dia menambahkan, potongan daging sapi yang terlihat masih ada darahnya itu menandakan bahwa dagingnya masih segar dan berkualitas baik. Selain itu, ciri tersebut juga menandakan bahwa waktu pemotongan sapi hingga dijual tersebut masih wajar, sehingga daging sapi tidak disimpan terlalu lama.
Lain hal jika daging sapinya merah, namun terlihat kering. Kata Chef Beng, daging sapi seperti ini adalah tanda bahwa dagingnya sudah disimpan dalam waktu cukup lama. Otomatis, daging tersebut sudah tidak segar lagi.
"Kalau kita pilih daging yang tidak segar tentu dapat merusak rasa. Bahkan terkadang masakan jadi seperti bau perengus," pungkasnya.
Sumber : okezone.com
Dua Trik agar Bolu Kukus Mengembang Sempurna
MEMBUAT bolu kukus bisa dibilang susah-susah gampang. Meski terlihat sederhana, nyatanya banyak orang gagal membuat karena mengembang tak sempurna.
Ada sejumlah tahap yang tidak boleh terlewat untuk dipadukan ketika membuat bolu kukus. Pertama yaitu penggunaan minuman bersoda sebagai tambahan untuk pengembang.
"Bikin bolu kukus biar bisa mengembang sempurna gunakan minuman bersoda," kata Chef Beng.
Jebolan MasterChef Indonesia (MCI) Season 2 itu mengatakan ada satu tahap terakhir agar bolu kukus bisa mengembang sempurna. Yakni, pada saat mengukusnya, dandang harus tertutup rapat.
"Saat mengukus usahakan jangan sampai ada udara yang masuk. Bisa ditutup dengan kain biar bisa mengembang sempurna," tutup dia.
Sumber : okezone.com
Agar Renyah, Begini Cara Benar Numis Kangkung
SELAIN rasa, tekstur juga menjadi salah satu faktor yang menentukan lezat atau tidaknya masakan. Seperti saat menyantap kangkung, sayuran ini pantas dibilang lezat jika teksturya masih renyah.
Selebriti Chef Muto mengatakan untuk membuat tekstur kangkung tetap renyah perlu beberapa hal diterapkan. “Kangkung itu batangnya yang bikin renyah. Kalau mau masih ada tekstur krauk-krauk-nya itu batang jangan dibelah lagi, langsung masak saja,” kata Chef Muto dengan logat Jawa yang kental.
Tentu cara ini berlaku pada batang kangkung yang ukurannya kecil atau sedang. Sebaliknya jika batangnya terlampau besar, tentu saja perlu dibelah agar tak menyusahkan saat proses makan.
“Bayangin aja masa orang harus makan batang kangkung yang gede gitu. Yang ada orang enggan makan,” celetuknya dengan nada bercanda.
Selain bentuk potongan, proses masak juga menentukan tingkat kerenyahan dari kangkung yang dimasak. Sebaiknya masak kangkung hanya sebentar saja kurang lebih 3 hingga 4 menit.
“Ditumis sebentar saja, masukin ke wajan, aduk sebentar sampai agak layu lalu angkat. Kurang lebih 3-4 menit lah. Karena saat diangkat juga kangkung masih proses masak karena panas yang ikut terbawa,” pungkasnya.
Sumber : okezone.com
Siasat agar Bumbu Diblender Seenak Bumbu Ulek
ADA anggapan bumbu yang dihaluskan dengan blender memiliki rasa yang kurang nikmat ketimbang diulek. Anggapan itu tak salah, tapi juga tak sepenuhnya benar. Ada trik bagaimana agar bumbu blender pun bisa membuat cita rasa masakan lezat.
Ketika tak memiliki banyak waktu memasak, mengulek bumbu pun bisa menjadi hal yang memakan waktu. Blender lalu jadi pilihan praktis untuk menghaluskan bumbu-bumbu dapur.
Chef Widhi Joestiarto mengakui, bumbu yang diblender memang tak memiliki rasa, aroma maupun tekstur selezat bumbu yang diulek dengan ulekan batu. Siasatnya, tumis dulu bumbu-bumbu mentah seperti bawang merah, bawang putih, cabai dan yang lainnya.
"Dengan ditumis atau digoreng terlebih dahulu, ini akan membuat aroma dari masing-masing bumbu tadi keluar, lebih harum," kata Chef Widhi dalam acara Jakarta Food Editor 's Club bertema Menggali Identitas Kekayaan Kuliner Indonesia Melalui Pengolahan Bumbu Dasar & Teknik Memasak,
Dengan proses pemanasan tersebut, lanjut Chef Widhi, bumbu-bumbu tersebut juga akan mengeluarkan jus atau air dengan sendirinya. Ini yang terjadi ketika bumbu diulek atau ditumbuk dengan batu sebagai ulekan.
"Kalau diulek kan artinya di-press, ditekan sehingga keluar minyaknya. Sementara kalau diblender kan bumbu dicincang dengan pisau, air tidak keluar sesempurna seperti kalau di-press tadi," imbuh chef asal Jawa Timur ini.
Bahkan jika tidak sempat menumis atau menggoreng bumbu utuh, maka siasat lainnya adalah tambahkan minyak goreng pada saat bumbu utuh hendak diblender. Sebaiknya gunakan minyak goreng, bukan air biasa.
Karena selain menambah rasa, minyak goreng juga berfungsi sebagai pengawet alami. Sedangkan air tidak membantu mengawetkan makanan.
"Minyak goreng selain memudahkan proses penghancuran dengan pisau blender, juga berfungsi sebagai pengawet alami. Gunakan minyak goreng biasa, tidak perlu yang panas, kecuali kalau bumbu digoreng dulu, minyak bekas menggoreng akan lebih bagus," tutup Chef Widhi.
Sumber : okezone.com
Langganan:
Postingan (Atom)



















