Minggu, 15 Mei 2016

Agar Tak Langu Ini Cara Olah Kedelai Jadi Susu



SUSU kacang kedelai bukanlah produk olahan susu nabati yang asing. Sudah banyak orang yang mengenal dan mengonsumsi susu ini karena manfaat yang dikandungnya.

Selain dapat dibeli langsung pada penjual susu kedelai, susu nabati ini juga mudah dibuat sendiri di rumah. Ditemui di Jakarta, Chef Darius Cahya dari The Dharmawangsa Hotel mengatakan susu kedelai sangat mungkin dibuat pada skala rumahan karena prosesnya cukup sederhana.

Namun executive sous chef ini mengatakan sebelum diolah menjadi susu, ada baiknya kedelai direndam dengan air. “Kedelai harus direndam dulu dalam air. Kira-kira butuh waktu sekira enam hingga 10 jam untuk proses perendaman,” kata Chef Darius.

Proses perendaman ini dijelaskan Chef Darius untuk memperoleh hasil kacang kedelai yang lunak. Kacang yang telah lunak akan mempermudah proses penggilingan dan penyaringan sarinya. Sehingga susu yang dihasilkan akan jauh lebih berlimpah dibanding jika tidak direndam.

“Kalau tidak direndam nantinya kacang masih keras dan sulit dihancurkan serta sulit diperas susunya,” imbuh Chef Darius.

Sumber : okezone.com

Cara Termudah Mengupas Jahe



JAHE adalah bumbu penyedap yang khas pada masakan khas Asia. Tapi mengupasnya menjadi pekerjaan yang merepotkan.

Simpan waktu dan tenaga dengan beberapa tips berikut. Alat yang diperlukan hanya sendok dan parutan.

Tips pertama: gunakan ujung sendok untuk mengupas jahe.



Tips kedua: Setelah dikuliti simpan dalam frezzer sekira 10-15 menit sebelum diparut. Ini akan membuat jahe lebih mudah diparut.



Sumber : okezone.com

Taruh dalam Freezer, Bisa Bikin Cake Lembut


KADANG kue yang dipanggang punya tekstur kering sehingga mengurangi kelezatannya. Untuk membuat kue cokelat yang lembut dan moist ternyata tidaklah sulit asalkan tahu bagaimana cara mengolehnya.

Berikut empat tips yang bisa diterapkan saat membuat cake supaya tekstur yang dihasilkan sesuai dengan harapan :

Jangan terlalu lama dipanggang

Kerasnya tekstur kue bisa juga disebabkan oleh lamanya waktu pemanggangan. Selalu gunakan timer atau pengatur waktu saat proses memanggang agar waktunya tepat. Lakukan pemeriksaan kematangan kue 10 menit sebelum waktu yang disarankan. Jika sudah cukup matang maka segera angkat kue meskipun waktunya belum habis.

Perhatikan suhu oven

Oven bisa saja memiliki panas yang tidak sesuai dengan pengaturannya. Agar lebih pasti, belilah thermometer oven dan lakukan pengecekan saat memanggang kue agar panas yang dibutuhkan konstan. Panas yang sesuai, sangat mempengaruhi kualitas kue yang dihasilkan.

Perhatikan bahan baku

Ada bahan susu dalam resep cake Anda? Cobalah ganti dengan bahan lain seperti buttermilk, yoghurt atau krim asam. Ketiga bahan tersebut memiliki kandungan asam yang bermanfaat untuk melunakkan gluten dalam adonan kue. Bahan ini juga membuat kue lebih mengembang secara alami karena menghasilkan uap udara ke adonan kue. Selain itu tekstur kue juga akan lebih lebut dan lembab.

Letakkan cake panas ke dalam freezer

Mungkin kedengarannya aneh, meletakkan cake panas ke dalam freezer. Tapi cara unik ini terbukti mampu membuat tekstur kue menjadi lebih lembut. Saat kue baru matang, angkat lalu keluarkan dari loyang dan langsung letakkan dalam freeezer selama kurang lebih 30 menit.

Sumber : okezone.com

Cara Benar Rebus Bakso


BAKSO diolah dengan cara direbus. Tapi ternyata merebusnya tidak boleh sembarangan karena ada teknik tersendiri yang mempengaruhi hasil akhir dari rasa dan tekstur bakso.

Saat cooking demo bersama Partai Perindo, Chef Eko mengatakan air untuk merebus bakso sebaiknya harus dijaga agar tidak mendidih. Sebab jika air sampai mendidih, bakso akan matang dengan tidak rata.

"Jaga airnya jangan sampai mendidih. Kalau mendidih nanti baksonya matang enggak rata. Ada bagian yang sudah matang tapi dalamnya masih mentah jadi biarkan masak perlahan," ujar Chef Eko.

Selain tingkat kematangan yang tak rata, air mendidih untuk merebus bakso juga akan membuat adonan bakso kaget dan menjadi keras di bagian luarnya. Jadi cara terbaik merebus bakso adalah dengan memasaknya secara perlahan di atas api kecil.

Sumber : okezone.com

4 Trik Jitu Usir Lalat di Area Dapur


LALAT selalu jadi serangga menyebalkan. Dimana saja dia bisa berkeliaran bahkan, di area dapur dan kerap bikin jengkel.

Standar operasional di kitchen profesional mungkin tak perlu risau dengan perkara lalat. Biasanya selalu tersedia insect killer yang bisa mengusir hama serangga.

Lalu bagaimana dengan dapur rumahan? Berikut tipsnya yang diberikan oleh Chef Nanda Young

Jaga kebersihan

Usai memasak, sudah jadi kewajiban untuk selalu membersihkannya. Area dapur yang bersih, tentu dapat meminimalisir hinggapnya serangga semacam lalat, nyamuk dan sebagainya.

Jaga jarak tong sampah

Tong sampah merupakan sumber kotoran dan kuman. Karena itu, atur jarak agak jauh antara tong sampah dengan area dapur, seperti meja, kompor dan lain sebagainya.

Selain itu, ketika memasak Anda bisa siapkan satu mangkuk besar dilapis kantung plastik. Sampah yang harus dibuang tak ada salahnya untuk dikumpulkan dalam wadah ini. Ketika sudah selesai, ikat rapat dan buang ke tong sampah.

"Cara ini praktis, sisihkan dulu sisa bahan makanan, dan enggak perlu bolak-balik buka tutup tong sampah. Jadi bisa meminimalisir lalat di area dapur. Lalu segera buang sampah kalau sudah selesai," kata Chef Nanda.

Pakai lilin

Ketika hendak memasak, siapkan lilin untuk meminimalisir lalat. Kata Chef Nanda, Lilin bisa mengusir lalat karena tipikal serangga menjijikan tersebut tidak suka panas.

Balur daging dengan air jeruk nipis

Ketika hendak mengolah daging, tak ada salahnya marinasi daging dengan air jeruk nipis. Kata dia, lalat itu tidak suka dengan aroma jeruk, dan cara ini cukup efektif untuk mengusir lalat di dapur.

Sumber : okezone.com

Marinasi Ayam & Daging Jangan Pakai Garam


PROSES marinasi biasa dilakukan saat mengolah masakan berbahan protein hewani. Tujuannya untuk mengurangi bau kurang sedap dan sekaligus sebagai cara mengempukkan tekstur daging. Tapi masih banyak yang salah dalam proses marinasi.

Biasanya dalam resep tertera bahan protein hewani harus dimarinasi menggunakan beberapa bahan misalnya jeruk nipis, garam dan merica. Tapi ternyata memarinasi dengan garam adalah kesalahan besar.

Hal ini diungkapkan Chef Nanda Hamdalah yang mengatakan garam memiliki sifat hidroskopis yang berarti menyerap cairan. "Jadi kalau ayam atau daging diberi taburan garam saat proses marinasi akan hilang tekstur juicy-nya saat makanan matang," kata Chef Nanda.

Tekstur juicy ini justru jadi poin penting untuk menentukan makanan diolah sempurna atau tidak. Daripada kehilangan tekstur juicy dari daging, sebaiknya marinasi hanya menggunakan jeruk nipis dan merica. Garam sebaiknya ditambahkan saat proses pengolahan

Tapi hal ini tidak berlaku pada bahan seafood, karenanya sah saja menambahkan garam saat proses marinasi seafood.

Sumber : okezone.com

Rahasia Bikin Tumisan Lezat & Sehat



PADA dasarnya, menumis berbeda dengan menggoreng. Teknik memasak ini biasanya menggunakan minyak lebih sedikit.

Karena itu, menumis sering kali dianggap sebagai teknik memasak yang jauh lebih sehat. Menumis juga bisa membuat masakan jadi lebih beraroma dan terasa lezat.

"Kalau menggunakan sedikit minyak, bumbunya akan mengeluarkan minyak astiri (minyak esensial)," jelas Chef Nanda Young.

Menurut Chef Nanda, kunci kelezatan pada sajian yang ditumis adalah jumlah minyak yang digunakan. Karena itu, gunakan saja sedikit minyak saat hendak menumis agar rasa masakan jadi lebih sehat.

"Itu yang bikin enak. Kalau menumis pakai sedikit minyak saja," pungkasnya.

Sumber : okezone.com