Minggu, 15 Mei 2016

Waktu Tepat Cemplungin Gula sebagai Pengganti Mecin


ORANG sudah yang tahu efek negatif mecin alias MSG kemudian menghindari dan mencari alternatif bahan lain. Salah satunya adalah memanfaatkan gula pasir.

Paduan gula pasir dan garam dianggap sukses hasilkan rasa masakan yang lebih gurih. Tapi tahukah Anda kapan waktu tepat menambahkan gula pada masakan?

R.K. Widyastuti, kitchen coordinator sebuah restoran menu Nusantara di Jakarta mengatakan gula pasir sebaiknya ditambahkan pada akhir proses memasak. "Bisa hasilkan masakan enak enggak pakai MSG. Gantinya pakai gula, dikasih ke masakan pas dibelakang kalau masakan sudah mau matang," beber perempuan ramah yang akrab disapa Oma ini.

Oma juga lanjut menjelaskan, masakan enak sesungguhnya adalah yang terasa bumbu dan rempahnya bukan hanya dominan rasa gurih saja. "Kita ini kaya, bumbu dan rempah kita banyak. Kalau sampai masakan enggak enak atau enggak berbumbu itu pasti ada yang salah," tutup Oma.

Sumber : okezone.com

Selain Gula, Ini Pengganti Mecin untuk Sedapkan Masakan


MECIN atau monosodium glutamat (MSG) kadang dipakai untuk memperkuat rasa. Sebagai alternatif, ada beberapa bahan yang bisa dimanfaatkan untuk menggantikan peran MSG.

Chef Petty Elliott mengatakan MSG bisa diganti dengan campuran garam dan sedikit perasan jeruk nipis. "Itu membuat masakan jadi lezat sekali," kata perempuan yang akrab disapa Petty ini.

hef yang ahli mengolah masakan Indonesia fusion ini mengatakan garam dan perasan jeruk nipis bisa membuat rasa masakan menjadi lebih gurih dan segar meski tidak menggunakan MSG atau penyedap rasa jenis lainnya.

Takaran yang bisa digunakan untuk menambahkan campuran dua bahan ini bisa disesuaikan dengan jumlah masakan yang dibuat. "Takarannya sedikit saja air jeruk nipisnya. Sesuaikan dengan jumlah porsi makanan yang dibuat," tutup Chef Petty.

Sumber : okezone.com

Merebus Sayuran Ternyata Ada Aturannya


MASAK sayuran dengan jenis yang banyak ternyata tak bisa sembarangan apalagi jika sayuran memiliki warna yang beragam. Simak tips berikut agar sayuran rebus tetap segar dan cerah.

R.K. Widyawati, kitchen coordinator sebuah restoran menu Nusantara di Jakarta mengatakan jika merebus banyak jenis sayur maka dahulukan yang berwarna putih. "Misalnya mau bikin gado-gado atau urap. Rebus dulu yang warna putih dan pucat sebelum sayuran berwarna," kata perempuan yang akrab disapa Oma ini

Oma mengatakan hal ini dilakukan agar warna sayuran tetap bagus. "Kalau rebus yang hijau dulu baru kemudian yang putih nanti sayurannya jadi kusam dan butek. Tauge atau kol duluan sebelum kangkung, bayam dan kacang panjang," lanjut Oma.

Selain itu agar warna sayuran tetap hijau dan segar bisa dilakukan blansing jadi sayuran harus dicelup air es setelah diangkat.

"Blansing bisa bikin sayuran hijau tetap segar dan teksturnya juga bagus. Enggak over cook," tutup Oma.

Sumber : okezone.com

Trik Potong Sayur & Buah dengan Sisir Rambut


BAHKAN bentuk potongan buah dan sayuran yang tidak sama rata, bisa membuat sebagian orang kehilangan selera untuk menyantap.

Seorang pengguna YouTube bernama DaveHax menemukan cara yang unik untuk membuat tampilan potongan buah dan sayur jadi rata dan terlihat menarik.

Terlihat dalam video yang diunggahnya, DaveHax hanya menggunakan sisir rambut kaku. Dia mencontohkan bawang bombai, lemon dan mentimun.

Caranya, hanya dengan menusukkan sisir rambut kaku ke bagian tengah. Kemudian ambil sebilah pisau dan potong pada bagian sela-sela sisir rambut kaku.

Dengan cara ini, potongan sayur dan buah jadi terlihat menarik dan sama rata. Demikian,

Sumber : okezone.com

Trik Mudah Buang Biji Cabai ala Sisca Soewitomo


BEBERAPA masakan bercita rasa pedas memang perlu adanya penambahan cabai. Tapi ada kalanya cabai digunakan hanya sebagai pemanis tampilan masakan, yang seperti ini biasanya cabai digunakan tanpa biji.

Jika ingin membuat masakan dengan cabai tanpa biji, Anda bisa membuang biji cabai dengan mudah. Cara yang harus dilakukan cukup dengan meremas cabai dan menggulingkannya di atas talenan. Seperti yang dikatakan pakar kuliner Sisca Soewitomo

"Biasanya cabai hijau dan merah besar yang dibuang bijinya. Enggak perlu dicungkil-cungkil pakai pisau, diremas dan gulingkan saja," kata perempuan ramah yang sudah puluhan tahun berkecimpung di dunia kuliner ini.

Meremas dan menggulingkan cabai ini cukup dilakukan beberapa kali saja karena jika terlalu lama atau terlalu keras, maka cabai akan menjadi layu dan teksturnya kurang segar.

"Digulingkan sambil tekan perlahan. Gulingkan dua sampai tiga kali maju mundur nanti bisa langsung belah cabainya. Itu bijinya sudah rontok semua," terang Sisca.

Bumbu Paling Enak untuk Masak Ikan


DAGING ikan secara alami menghasilkan juice atau cairan yang bercita rasa gurih, maka cita rasa bumbu yang digunakan sebaiknya tidak terlalu pekat agar rasa asli dari ikan tidak hilang.

Ini yang membedakan pengolahan ikan berbeda dengan mengolah daging sapi atau daging ayam yang selalu identik dengan berbagai saus atau bumbu yang pedas dan pekat.

Chef Kholif, mengatakan, untuk olahan berbahan dasar ikan sebaiknya jangan gunakan bumbu yang terlalu pekat dan kental.

“Olahan ikan paling cocok dipadukan dengan saus atau bumbu yang memiliki citarasa asam, gurih asin atau creamy,” ujar Chef Kholif

Cita rasa ini cocok digunakan saat mengolah ikan karena rasa asli dari ikan akan tetap terasa. Saus dengan cita rasa asam, gurih asin atau creamy ini juga menambah segarnya rasa ikan yang memiliki aroma amis yang khas.

Berbagai saus seperti saus lemon, saus asam manis dan saus mangga adalah beberapa pilihan saus yang disa digunakan saat membuat olahan berbahan daging ikan. Namun, Chef Kholif menambahkan, tidak menutup kemungkinan jika ikan disajikan dengan saus yang memiliki rasa manis seperti terbuat dari madu atau maple syrup.

“Kalau mau membuat yang berbeda, bisa juga olah ikan dengan saus bercita rasa manis. Rasa manis juga cocok dipadukan dengan daging ikan, tutupnya.

Sumber : okezone.com

3 Kesalahan Umum Kerap Dilakukan saat Memasak


KEGIATAN memasak bagi sebagian orang adalah kegiatan rutin sehari-hari, tapi sebagian lainnya menganggap memasak adalah seni. Proses menyiapkan bahan, mengolah masakan hingga menyajikannya, kadang membutuhkan waktu yang panjang dan banyak dari Anda mengabaikan beberapa langkah yang sebenarnya tidak boleh dilakukan.

Daging dan unggas

Penyimpanan daging dalam suhu rendah membuat daging menjadi beku. Oleh karenanya ada baiknya Anda mendiamkan daging atau unggas dalam suhu ruang terlebih dulu hingga es dalam daging mencair. Jika Anda langsung mengolahnya, maka daging tidak akan matang sempurna karena daging akan terlalu matang di permukaan namun masih mentah bagian dalamnya

Sayuran beku

Sayuran beku biasa disajikan sebagai pelengkap pada seporsi steak atau makanan western lainnya. Ternyata sayuran beku tidak boleh dipanaskan dalam microwave. Sayuran beku idealnya diolah dengan cara dikukus atau direbus karena akan menghasilkan tekstur yang basah sementara jika mengolah sayuran beku dengan microwave akan menghasilkan tekstur yang kering dan keras.

Bacon

Memanaskan wajan sebelum memanggang bacon adalah langkah yang salah. Cara yang benar adalah meletakkan bacon dalam wajan saat masih dalam keadaan dingin, nyalakan api sedang dan masak bacon hingga matang dan bertekstur krispi.

Sumber : okezone.com