Sabtu, 18 Juni 2016

Tips Mengupas Udang Dengan Cepat Dengan Gunting

Suka makan udang? Maka mungkin kamu butuh tips mengupas udang berikut ini. Kulit udang yang keras dan runcing seringkali bisa melukai tangan dan membuat tangan pedih, itulah mengapa kebanyakan orang sering tak berhasil dan tak suka mengupas udang.

Dan mengupas kulit udang bisa makan waktu lama sehingga membuat kulitmu bau amis yang tak hilang bahkan jika kamu mencuci dengan sabun dan jeruk lemon. Ini yang kamu butuhkan untuk mengupas udang dengan cepat.



Alat dan bahan:

Gunting
Udang yang belum dikupas
Tisu kertas secukupnya

Caranya:

Keringkan udang dengan kertas tisu jika terlalu licin. Gunting kepala udang. Kemudian potong kulit di bagian punggung udang hingga bagian belakang atau ekor.
Kupas kulit badan udang. Gunting sedikit punggung udang lurus hingga ekor. Buang usus udang yang berwarna hitam, buang di kertas tisu (karena biasanya ususnya lengket). Selesai.
Cukup simpel dan mudah dipraktekkan dibanding jika kamu hanya menggunakan tangan untuk mengupas udang. Coba praktekkan di rumah ya.

Sumber : vemale.com

Memilih Kurma yang Baik, Berikut Cara Cerdasnya



Kurma adalah salah satu hidangan wajib saat Ramadan. Kurma pun banyak tersedia tidak hanya saat Ramadan tiba, tapi juga di hari biasa. Kurma banyak dijual di pasar, dari yang harganya murah hingga mahal. Buahnya yang berwarna coklat dan berasa manis ini banyak digemari.

Nah, lalu bagaimana cara untuk mendapatkan kurma yang baik dan berkualitas tinggi. Berikut adalah cara untuk mendapatkan kurma yang baik.

Jika kamu membeli kurma dalam kemasan, teliti kurma adakah jamur atau tidak. Meskipun kurma dapat disimpan dalam waktu yang lama, biasanya kurma di dalam kemasan terdapat tanggal kadarluarsanya. Pilih kurma yang belum melewati tanggal kadarluarsa agar terhindar dari bahaya jamur yang merusak rasa dari kurma.

Kurma yang sudah kadarluwarsa biasanya sudah berbau tidak segar. Bau tidak segar ini berasal dari racun yang dikeluarkan jamur.

Saat memilih kurma yang ukurannya besar. Bukan berarti kurma yang ukurannya kecil tidak enak. Ukuran kurma yang kecil biasanya sudah disimpan terlalu lama, sehingga sudah tidak segar lagi.

Kurma yang baik dan segar adalah yang tidak lengket. Kurma yang lengket biasanya ditambah gula cair dan madu untuk menyamarkan rasanya yang sudah berubah. Beberapa pedagang bahkan dengan sengaja menambah gula pada kurma untuk menambah rasa manis pada kurma.

Saat membeli kurma pilih yang masih lengkap dengan kulit arinya. Kurma yang masih utuh dengan kulit arinya, rasa manisnya akan bertahan lebih lama.

Pilih kurma yang berwarna, kuning dan coklat. Kurma yang berwarna hitam menandakan kurma sudah lama disimpan.

ladies, demikian cara memilih kurma dengan tepat. Pilih kurma dengan baik agar tidak kehilangan manfaatnya. Selain dimakan secara langsung, kamu dapat mengkreasikan kurma menjadi beberapa sajian takjil.

Sumber : vemale.com

Tips Praktis Mengusir Ulat & Kutu Beras Dengan Cabai Kering



Jika belanja beras, orang jarang membeli beras hanya satu atau dua kilo saja. Kebanyakan orang, apalagi yang sudah berumah tangga, pasti akan membeli beras dalam jumlah besar, seperti misalnya berkilo-kilo atau sekalian satu karung besar. Tapi beras yang disimpan dalam waktu lama untuk persediaan bisa saja rusak sebelum habis.

Beras bisa rusak karena serangan kutu atau ulat beras. Dan jika sudah begini, kualitas beras jadi menurun dan bahkan lebih parahnya lagi, beras tak bisa dimasak dan akhirnya harus dibuang. Duh, tak ingin hal ini terjadi kan? Tenang, yang kamu butuhkan hanya cabai.

Tips Mencegah Beras Berkutu dan Berulat

Untuk mencegahnya, kamu bisa menggunakan cabai kering. Masukkan cabai kering ke dalam beras, timbun cabai di dalam beras. Seberapa banyak cabai yang digunakan tergantung seberapa banyak beras yang disimpan di rumah.

Jika tak punya cabai kering pun kamu pun tetap bisa menggunakan cabai mentah yang masih segar. Efeknya tetap sama. Kira-kira 4-6 cabai rawit kecil sudah cukup untuk beras lebih dari 5 kg.

Tips Mengatasi Beras Yang Sudah Berkutu & Berulat

Sama seperti halnya mencegah beras dari kutu dan ulat, jika kamu baru tahu bahwa berasmu berulat dan berkutu, tak perlu langsung membuangnya, selamatkan dengan cabai. Jika tak punya cabai kering, kamu tetap bisa menggunakan cabai mentah yang masih segar. Caranya juga sama, campur dan timbun cabai di dalam beras. Bedanya, gunakan cabai lebih banyak, 5-10 cabai (kering atau segar) untuk beras di atas 6 kg.

Tak perlu khawatir jika cabai akan membusuk jika kamu menggunakan cabai segar, karena cabai akan kering sendiri di dalam beras nanti. Efeknya bisa kamu lihat sendiri 2-3 hari berikutnya. Selamat mencoba.

Sumber : vemale.com

4 Rahasia Membuat Kue Kering Agar Renyah dan Tahan Lama



Mendekati lebaran, nampaknya banyak orang yang beramai-ramai membuat kue kering sendiri di rumah. Dimana, kue kering ini akan menjadi salah satu makanan ringan yang dijadikan suguhan di hari raya lebaran Idul Fitri. Tak hanya menjadikan kita semakin mahir membuat kue kering, berkreasi sendiri membuat kue juga akan menjamin kue yang dibuat lebih sehat, lezat dan pastinya nikmat. Tapi sayang, tidak jarang kue kering yang dibuat sendiri justru mudah mlempem dan tak renyah lagi.

Lantas, bagaimana agar kue kering yang dibuat tidak mlempem dan awet renyah? Dikutip dari beberapa sumber juga dari pengalaman sendiri dan sharing dengan para sahabat yang memang jago banget buat kue, sedikitnya ada 4 rahasia membuat kue kering agar selalu renyah dan tahan lama serta tidak mlempem. Ada pun rahasianya adalah sebagai berikut.

Gunakan Bahan Kue dengan Kualitas Baik

Usahakan untuk menggunakan bahan kue yang berkualitas. Yang sangat perlu dipastikan adalah usahakan bahan kue masih baru dan belum kadaluarsa. Dengan bahan kue yang masih baru, berkualitas dan tidak tercemar dari benda atau hal lainnya, kue kering yang dihasilkan pasti akan baik dan mengesankan. Kue yang dihasilkan juga akan awet renyah serta tahan lama.

Gunakan Mentega dan Susu Cair Dingin

Rahasia kedua agar kue kering renyah dan tahan lama adalah gunakan mentega dan susu cair yang dingin atau sesuai dengan suhu ruangan. Untuk mentega dingin bukan berarti mentega masih yang beku ya. Mentega dingin adalah mentega yang sudah dicairkan namun suhunya lebih dingin atau sesuai dengan suhu ruangan. Dengan menggunakan mentega juga susu cair dingin, hal ini akan membuat kue kering yang dihasilkan memiliki tekstur lembut dan pastinya kering serta renyah sempurna. Ia juga akan tahan lama dan tidak mudah mlempem atau pun berbau tengik.

Pastikan Menguleni Adonan dengan Pelan dan Benar

Rahasia berikutnya agar kue kering yang dihasilkan kering dan renyah sempurna, pastikan bahwa saat menguleni, lakukan dengan pelan-pelan dan benar. Tak apa jika menguleni dengan pelan membutuhkan waktu lama karena ini akan seimbang dengan kue yang dihasilkan. Saat menguleni dengan keras dan cepat, suhu panas pada tangan dikatakan mampu membuat adonan menjadi panas dan hal ini memungkinkan kue akan keras serta alot.

Saring Lalu Sangrai Tepung

Usahakan untuk menyaring atau mengayak tepung agar tekstur tepung menjadi sangat lembut dan kue yang dihasilkan pun teksturnya lembut dan sempurna. Selain disaring atau diayak, usahakan pula untuk sangrai tepung agar kekeringan tepung semakin baik dan maksimal. Tapi ingat, setelah disangrai usahakan untuk mendinginkannya terlebih dulu. Kalau malas menyangrai tepung, kamu bisa menjemur tepung di bawah sinar matahari langsung.
Ladies, itulah beberapa rahasia membuat kue kering agar renyah dan tahan lama. Selain rahasia di atas, rahasia lainnya adalah usahakan untuk menggunakan gula dan garam halus untuk rasa kue yang semakin sedap dan nikmat. Pastikan pula untuk menyimpan kue di wadah atau toples yang kedap udara dan menjamin kue kering menjadi awet renyah dan tahan lama.

Sumber : vemale.com

Kamis, 16 Juni 2016

Trik Mudah Selamatkan Masakan Yang Keasinan



Memasak memang gampang-gampang susah Ladies. Salah satu masalah yang paling sering dihadapi saat memasak adalah masakan yang keasinan. Kurang asin bisa ditambahi garam Ladies, lantas jika keasinan apakah yang bisa dilakukan untuk menyelamatkan masakan tersebut? berikut cara mengatasinya :

Cara pertama yang bisa kamu coba adalah dengan membilas masakan yang keasinan. Contohnya saja jika kamu memasak daging dalam kuah asin terlalu lama atau sayuran kukus keasinan kamu bisa membilasnya dengan air dingin. Ini akan mengurangi rasa asinnya.

Cara yang satu ini sudah sering digunakan Ladies. Kamu bisa menambahkan kentang pada masakan yang keasinan. Ini akan bisa menyerap rasa asin dan menyelamatkan masakanmu.

Jika masakanmu mengandung produk olahan susu atau santan, kamu bisa menambahkan sedikit susu ke dalamnya. Ini akan membantu rasa masakan agar lebih seimbang.

Gula juga bisa jadi salah satu alternatif yang pas Ladies. Tambahkan saja sedikit gula ke dalam masakan yang keasinan.

Untuk sup, semur, saus atau apapun yang dapat diencerkan, coba tambahkan air atau saus tomat.

Selanjutnya jika makanan kemanisan lemon atau jeruk bisa jadi solusinya Ladies. Tambahkan saja beberapa tetes air lemon untuk mengatasi masalah ini.

Ladies itulah alternatif untuk garam dan tips memasak sederhana untuk menyeimbangkan makanan terlalu asin. Semoga bermanfaat dan selamat mencoba.

Sumber : vemale.com

Tips Mudah Menggoreng Tahu Agar Super Garing dan Tak Lembek



Tahu adalah makanan kaya protein yang sangat lezat dan digemari oleh banyak masyarakat Indonesia. Teksturnya yang lembut dan empuk membuatnya jadi salah satu lauk favorit. Salah satu cara paling mudah untuk mengolah tahu adalah dengan menggorengnya.

Tahu goreng jadi lauk yang lezat dinikmati dengan nasi panas dan sambal. Namun sayangnya banyak yang tak bisa menggoreng tahu yang awet renyahnya. Tahu goreng hanya lezat dinikmati saat masih panas. Saat sudah dingin tahu goreng terasa lembek dan tak lagi krispi.

Kunci utama untuk mendapatkan tahu yang garing dan krispi adalah dengan mengeringkan tahu sebelum menggorengnya Ladies. Setelah mengeringkannya baru goreng potongan tahu dengan panas sedang. Inilah yang menjadi rahasia tahu jadi krispi. Air yang tak terlalu banyak akan membuat tahu lebih tahan lama renyahnya.

Saat menggoreng juga usahakan minyak yang digunakan sudah panas. Kalau minyaknya masih belum panas tahu tak akan bisa mengembang dengan sempurna Ladies. Berikut tadi tips menggoreng tahu agar renyah dan garing. Semoga bermanfaat dan selamat mencoba ya.

Sumber : vemale.com

Tips Praktis Agar Puding Tidak Mudah Berair



Saat puasa di bulan Ramadan seperti sekarang ini, santapan takjil buka puasa yang memang sangat lezat dan menyehatkan adalah menu takjil yang segar serta manis. Kalau ngomongin soal takjil buka yang segar dan manis, tentunya puding bisa menjadi salah satu takjil yang segar dan manis tersebut.

Puding merupakan salah satu makanan yang hampir disukai oleh semua orang. Rasanya yang legit, segar dan mengenyangkan menjadikan puding menjadi salah satu hidangan andalan saat buka puasa. Biasanya, puding ini akan dibuat saat pagi atau siang hari sebelum disantap saat sore hari waktu berbuka. Sayang, karena puding dibuat sudah sejak lama, tidak jarang puding pun akan mudah mencair atau mengandung banyak air. Terlebih lagi, jika puding ini disimpan di dalam lemari pendingin atau kulkas.

Nah, agar puding tidak mudah berair? Apa yang bisa kita lakukan? Dikutip dari beberapa sumber dan juga hasil pengalaman sendiri serta beberapa sahabat, agar puding tidak mudah berair ada beberapa tips yang bisa dilakukan. Dan berikut tipsnya.


Tips pertama adalah kurangi takaran air yang kamu pakai untuk membuat puding. Jika biasanya kamu membuat 1 sachet puding dengan 3 gelas air, usahakan untuk menggunakan 2 gelas air saja. Puding yang dibuat dengan sedikit air akan lebih tahan lama, teksturnya lebih kental dan tidak mudah berair.
Untuk tips kedua, usahakan agar puding yang disajikan masih fresh. Jika kamu buka puasa dan menikmati puding pada pukul setengah 6 atau jam 6 malam, buatlah puding sekitar jam 2 atau 3 sore hari. Perlu kita tahu, puding yang disimpan dalam waktu lama justru akan lebih mudah berair atau menjadi lembek.
Mengenai tips selanjutnya, jangan tutup puding yang masih panas. Menutup puding yang masih panas di dalam cetakan justru akan membuat uap puding menempel di tutup dan menjadikan puding mudah berair.
Hindari menyimpan pada lemari pendingin yang sangat lembab. Puding yang disimpan di lemari pendingin justru akan lebih mudah berair. Air pada puding bisa saja berasal dari puding itu sendiri atau dari uap air yang ada di lemari pendingin.

Ladies, itulah beberapa tips agar puding tidak mudah berair. Sekarang, semakin tahu kan bagaimana cara menyimpan puding agar ia tidak mudah berair? Oh iya, jika kamu punya tips lainnya, jangan lupa share di kolom komentar. Semoga, informasi ini bermanfaat dan selamat menjalankan ibadah puasa bagi yang menjalankannya.

Sumber : vemale.com

Agar Tak Mudah Apek, Ini Tips Menyimpan Tepung Di Dapur



Sebagai wanita yang suka belajar masak atau mungkin selalu menyediakan makanan di rumah, kamu pasti pernah membeli tepung terigu, tepung beras atau tepung-tepung lainnya kan? Jika ada sisa pasti akan disimpan di dalam lemari di dapur atau toples tertutup.

Namun tepung juga punya masa berlaku baik digunakan jika sudah dibuka pembungkusnya. Seperti bahan makanan lainnya, tepung juga memiliki cara penyimpanan khusus agar dapat tahan lama, tidak apek, lembab, atau berkutu. Ini tipsnya agar tepung tak mudah rusak dan kadaluwarsa sebelum waktunya.

Ikat pembungkus tepung

Pastikan plastik pembungkus tepung diikat kembali dengan rapat. Cara ini ampuh mengurangi kemungkinan tepung jadi lembab, menggumpal, dan terkena udara yang membawa bakteri.

Jangan mencampur tepung lama dengan baru

Jangan mencampur tepung yang baru beli dengan yang lama saat menyimpannya, meski kedua tepung memiliki jenis yang sama. Jika pun ingin menyimpannya dalam satu wadah, lihat dulu tepung yang lama, apakah masih bagus atau sudah rusak. Pastikan juga kamu segera menghabiskan tepung lama sebelum memakai yang baru.

Simpan di tempat dingin atau sejuk

Simpan tepung di tempat yang dingin. Tepung bisa juga disimpan di lemari es, tetapi tetap pastikan wadah penyimpanannya rapat. Jika tidak, simpan tepung di tempat yang sejuk saja.

Bersihkan wadah tepung

Bersihkan wadah tempat tepung agar tak mudah bau apek. Bau pada toples bisa jadi mempengaruhi tepung sehingga tepung tak enak lagi dipakai.

Bersihkan lemari dapur

Bersihkan lemari penyimpanan.

 Jika lemari tak hanya dipakai untuk menyimpan tepung saja, tapi juga berbagai bahan dapur lainnya, pastikan untuk sering membersihkannya agar tepung tak berjamur dan lemari tak rawan lembab.
Nah, itu dia sekian tips menyimpan tepung di dapur agar tak  mudah menggumpal, bau apek, berjamur, atau bahkan berkutu. Semoga bermanfaat ya ladies.

Sumber : vemale.com

Minggu, 05 Juni 2016

Sehatkan Ginjal dengan 5 Makanan Ini



Kalau Anda tengah dalam kondisi berjuang dari penyakit yang berhubungan dengan ginjal, Anda akan senang mengetahui ada banyak makanan di sekitar Anda, tentu yang alami, bisa menolong percepatan pemulihan sakit ginjal.

Dikutip dari India Times,ada lima makanan yang kaya anti-oksidan, vitamin serta mineral yang membatu menguatkan ginjal. Selain itu, kelima makanan ini bermanfaat bagi pasien yang baru saja menjalani transplantasi ginjal.

Agar lebih aman, konsultasikan dulu hal ini dengan dokter jika Anda sudah memiiki masalah ginjal sebelumnya. Berikut lima makanan yang bermanfaat bagi kesehatan ginjal.

1. Paprika merah

Buah yang jadi topping klasik dalam pizza ini punya potasium yang rendah dan kaya akan vitamin A, C, B6, asam folat dan serat.

Paprika juga kaya akan likopen yang bisa menjauhkan Anda dari kanker. Makanlah paprika panggang atau potong ke dalam salad dan nikmatilah.

2. Apel

Punya sifat anti-inflamasi (peradangan), serat, dan vitamin, apel juga merupakan buah yang bisa mengurangi kolesterol dalam tubuh, mencegah sembelit dan menjaga ginjal sehat.

Buah ini bisa dikonsumsi langsung, dimasak, atau dijus, karena menyehatkan dalam segala bentuk.

3. Buah cranberry

Agak sulit memang, menemukan buah ini di pasar, kecuali Anda ke swalayan. Bentuknya mirip ceri liar dan buah cranberry ini adalah obat alami untuk infeksi saluran kemih karena meningkatkan tingkat keasaman urin, sehingga tidak bersahabat untuk bakteri. Buah ini juga bisa mencegah kanker.

4. Ikan

Mengkonsumsi ikan tiga kali dalam seminggu bisa menurunkan kolesterol, menguragi peradangan dalam tubuh dan melawan kanker. Pasalnya, ikan kaya akan omega 3 dan anti-oksidan.

5. Putih telur

Putih telur juga merupakan sumber protein yang mudah larut dalam tubuh serta punya konten potasium yang rendah. Anda bisa mengkonsumsinya dengan hanya merebus telur.

Tiga Sayuran Ini Wajib Direbus



Untuk menemukan manfaat sayuran, ada beberapa teknik memasak yang bisa kita lakukan. Misalnya dengan memanggang atau dengan merebus.

Berikut ketiga sayuran yang mengeluarkan manfaat kesehatan saat direbus, menurut laman Times of India,

1. Sayuran akar

Sayuran akar seperti kentang dan lobak mengandung banyak serat, serta vitamin. Merebus sayuran ini dengan kulitnya dan mengupas sebelum makan adalah cara yang bagus untuk membantu menjaga semua manfaat sayuran.

Live Science mencatat, setidaknya delapan manfaat kentang seperti menurunkan tekanan darah, menjaga kesehatan otak dan sistem saraf, menjaga kekebalan tubuh, mengurangi peradangan, melancarkan pencernaan, menjaga kesehatan jantung, membantu kinerja atletik dan perawatan kulit karena mengandung vitamin C, B6, kalium, magnesium, seng, dan fosfor yang membantu menjaga kulit untuk tetap halus dan sehat.

2. Asparagus

Ketika direbus atau dikukus, sayuran ini akan mempertahankan semua manfaat kesehatannya. Sayuran ini sangat bagus untuk melindungi jantung Anda, dan sistem saraf Anda.

3. Brokoli

Brokoli merupakan sayuran yang biasa dikonsumsi sehari-hari. Studi terbaru menunjukkan, sayuran ini memiliki manfaat setelah direbus atau dikukus daripada dikonsumsi dalam bentuk mentah. Brokoli memiliki zat anti kanker dan sumber vitamin C.

Jangan Asal Olah Brokoli untuk Dapatkan Manfaatnya



Ada banyak cara mengolah brokoli mulai dari direbus hingga jadi sup. Namun untuk mengambil manfaat terbaik brokoli akan lebih baik diolah dengan cara dikukus lalu disantap. Salah satu keuntungannya membantu tubuh melawan kanker.

"Brokoli paling bagus dikukus. Cukup 2-3 menit saja. Jika terlalu lama dimasak kandungan sulforaphane yang bagus untuk mencegah kanker payudara jadi hilang," tutur dokter spesialis anak Frieda Handayani Kawanto dalam acara peluncuran program edukasi makan buah dan sayur dari Sari Husada di Jakarta,

Jika direbus terlalu lama, paling tidak kandungan sulforaphane bisa hilang 50 persen. Tentu sayang sekali bukan? Sehingga jika orangtua memang ingin memberikan anak-anak buah dan sayur sebaiknya dilengkapi juga dengan pengetahuan pengolahan.

"Jadi pengetahuan mengolah makanan secara khusus itu juga perlu dimiliki," tutur dokter yang berpraktik di RS Awal Bros Evasari Jakarta.

Selain mengandung sulforaphane, brokoli masih kaya manfaat lain mulai dari kaya serat, mengandung protein, lemak, karbohidrat, kalsium, zat besi, Vitamin A, C, E, tiamin, riboflavin, nikotinamide, kalsium, betakaroten, dan glutation. Brokoli juga mengandung senyawa sianohidroksibutena (CHB) dan iberin yang merangsang pembentukan glutation.

Jumat, 03 Juni 2016

Tips Sayur Tetap Segar dan Nggak Kuning Saat Disimpan di Kulkas



Belanja di akhir pekan seperti sekarang ini memang sangat menyenangkan. Biasanya, di akhir pekan seperti ini kita akan membeli bahan masakan baik itu sayur atau bumbu dapur dalam jumlah yang cukup banyak untuk persediaan seminggu ke depan. Dan agar bahan masakan tersebut awet, biasanya kita akan langsung memasukkannya ke dalam kulkas atau lemari pendingin.

Memang sih, menyimpan bahan masakan khususnya sayur di dalam kulkas bisa membuat sayur awet. Tapi, tidak jarang penyimpanan sayur di kulkas yang salah justru membuat sayur mudah layu dan warnanya tidak hijau lagi alias kuning. Lantas, gimana dong agar sayur yang disimpan di kulkas tetap segar dan nggak kuning?

Jangan khawatir Ladies, kali ini Vemale akan memberikan tips agar sayur tetap segar dan nggak kuning saat disimpan di kulkas. Caranya antara lain sebagai berikut.

    Bungkus Sayur Pakai Kertas

Cara pertama yang bisa kita lakukan adalah membungkus sayur pakai kertas. Saat kita membungkus sayur pakai kertas, hal ini bisa membuat sayur menjadi awet segar dan nggak mudah kuning.

    Cuci Sayur Sebelum Disimpan di Kulkas

Pastikan bahwa kamu menyimpan sayur yang sudah dicuci. Jika selama ini kamu langsung memasukkan sayur sebelum disimpan, mulai sekarang cobalah untuk menghentikan kebiasaan ini. Sayur yang tidak dicuci dikhawatirkan mengandung berbagai bakteri yang menyebabkan kulkas tidak sehat dan sayur pun akan mudah layu juga berwarna kuning. So, cuci dulu sayur yang akan disimpan di kulkas.

    Hindari Menyimpan Sayur Bersama Bawang Merah atau Bawang Putih

Bawang merah dan putih adalah dua bumbu masak yang mengandung banyak gas. Jika ia disimpan di kulkas namun tidak ditempatkan dalam wadah tertutup, dikhawatirkan hal ini akan membuat gas dalam bawang menjadi penyebab sayur mudah layu, berwarna kuning bahkan busuk. Jadi, usahakan tidak menyimpan bawang di kulkas kecuali kamu telah menempatkannya dalam wadah atau toples yang tertutup.

    Pastikan Kulkas Bersih

Pastikan bahwa kulkas untuk menyimpan sayur bersih dan tidak ada sisa buah atau sayur lainnya. Sisa buah dan sayur dikatakan akan membuat sayur baru yang disimpan di kulkas mudah layu, busuk juga berwarna kuning. Idealnya, kulkas dibersihkan setiap satu atau dua minggu sekali.

    Lubangi Plastik Sayur

Jika kamu menyimpan sayur di dalam plastik, usahakan untuk melubangi plastik terlebih dahulu. Asal kita tahu saja, sayur yang disimpan di dalam plastik sering kali mengeluarkan uap atau gas. Jadi, agar uap tersebut bisa keluar dari dalam plastik, tugas kita akan melubangi plastik. Selain menjadi jalan keluarnya uap yang berasal dari sayur, lubang pada plastik juga akan memudahkan udara dari kulkas masuk ke dalam plastik dan membuat sayur tetap segar.


Ladies, itulah cara menyimpan sayur di kulkas agar tetap segar dan tidak mudah kuning. Semoga informasi ini bermanfaat ya.

Senin, 30 Mei 2016

Ini Lho Perbedaan Mentega dan Margarin!


Bagi Ladies yang masih pemula dalam dunia masak-memasak mungkin masih bingung dengan perbedaan mentega dan juga margarin. Sekilas keduanya memang tampak sama. Well, tapi jauh berbeda dan memiliki hasil yang berbeda pula untuk setiap masakan.

Kali ini Vemale akan menghadirkan informasi tentang perbedaan dua bahan memasak ini. Jangan lagi salah sebut ya Ladies. Ayo simak perbedaannya.

Mentega atau Butter

Mentega atau butter ini terbuat dari lemak susu hewani seperti sapi atau domba. Mentega rasanya lebih gurih dan beraroma dibandingkan margarin. Mentega punya dua jenis Ladies. Ada mentega asin (salted butter) dan mentega manis (unsalted butter). Untuk teksturnya mentega lebih mudah mencair, sehingga lebih baik disimpan di wadah tertutup dan dimasukkan ke dalam lemari es.

Margarin

Margarin terbuat dari minyak nabati atau tumbuh-tumbuhan seperti kelapa dan lain sebagainya. Margarin cenderung kurang beraroma. Margarin hanya memiliki rasa asin saja. Tekstur margarin lebih padat dibandingkan mentega. Karenanya margarin tak mudah meleleh karena memiliki titik beku yang rendah.

Itu tadi perbedaan yang jelas di antara keduanya Ladies. Margarin dan mentega  harus disimpan dengan rapi di dalam wadah tertutup setelah dibuka dari kemasannya agar tidak terkontaminasi debu, kotoran dan bakteri jamur di suhu ruangan.

Jangan salah membedakan lagi ya Ladies. Bahan yang tepat akan membuat masakanmu jadi super spesial. Semoga bermanfaat.

Tips Mudah Menjernihkan Minyak Goreng Bekas Pakai


Minyak goreng adalah salah satu bahan dapur yang paling penting untuk memasak. Semakin lama harga minyak goreng memang semakin melejit Ladies. Bagi kamu yang suka memasak dan ingin berhemat, kali ini Vemale akan coba hadirkan satu tips super berguna.

Umumnya minyak goreng memang digunakan sebanyak 2-3 kali pemakaian. Namun terkadang ada yang sekali pakai saja minyak sudah berwarna keruh. Tapi sangat sayang kalau harus dibuang Ladies. Nah, bolehkah minyak ini dipergunakan kembali? Jawabannya boleh, namun kamu wajib menjernihkannya dulu.

Berikut ini Vemale hadirkan tips mudah menjernihkan minyak goreng bekas pakai agar bisa dipakai 1-2 kali lagi. Check this out Ladies!

Siapkan:
Arang kayu
Kain

Cara Menjernihkan:
Masukkan 2 kepal arang kayu yang sudah dihaluskan ke dalam 1 kilogram minyak jelantah
Biarkan sejenak, aduk sampai merata dan biarkan lagi selama 5 menit
Semua residu akan diserap oleh arang kayu dan minyak menjadi jernih kembali
Sebelum dipakai, saring minyak dengan menggunakan kain bersih

Well, bagaimana Ladies? Super duper mudah sekali bukan? Semoga informasi ini bermanfaat ya! Selamat berhemat.

Tips Agar Bihun Tidak Mudah Hancur Saat Dimasak


Mie bihun merupakan salah satu bahan makanan yang nggak hanya enak dan mengenyangkan saja. Kalau kita pandai mengolah bihun, bihun bahkan bisa menjadi masakan atau makanan yang menggugah selera dan disukai siapa saja. Pada dasarnya mengolah bihun bisa dibilang gampang-gampang susah. Pengolahan yang benar akan membuat bihun tampak menarik saat disajikan. Tapi, pengolahan yang salah tidak jarang akan membuat bihun menjadi rusak, hancur dan tidak menarik lagi buat disajikan.

Kalau bihun yang dimasak hancur dan bentuknya nggak karuan, bukan hanya kecewa yang akan kita rasakan. Lebih jauh, kita pun mungkin bisa saja trauma untuk masak bihun di waktu selanjutnya. Namun kini kamu nggak usah khawatir kalau bihun yang kamu masak bakalan hancur. Sebenarnya ada beberapa cara yang bisa kita lakukan untuk memasak bihun agar ia tidak hancur. Bagaimana caranya? Berikut ulasannya.

Pastikan Kualitas Bihun Baik

Hal pertama yang perlu diperhatikan agar bihun tidak mudah hancur adalah kualitas dari bihun itu sendiri. Pastikan bahwa bihun yang mau kamu masak adalah bihun yang berkualitas baik. Usahakan memilih bihun yang penampilannya bersih, menarik dan tidak kusam. Selain tidak mudah hancur, bihun dengan kualitas baik juga bisa menjadi sajian yang menarik dan menggugah selera.

Rendam Bihun Pada Air Hangat

Biasanya kita akan merendam bihun di air panas agar ia mudah layu dan bisa cepat diolah. Asal kita tahu, merendam bihun di air panas yang terlalu lama justru bisa membuat bihun hancur dan tak menarik lagi. Jika ingin bihun layu, rendam bihun di air hangat. Meski membutuhkan waktu yang lebih lama untuk layu, percaya deh, tampilan bihun ini akan lebih baik.

Gunakan Api Kecil Saat Memasak

Selanjutnya, agar bihun tidak mudah layu, pastikan bahwa kamu memasak bihun dengan api yang kecil saja. Pakai api sedang boleh, tapi usahakan agar api yang digunakan tidak terlalu panas ya? Meski membutuhkan waktu masak yang lebih lama, bihun yang dimasak dengan cara ini bisa lebih baik dan nggak mudah hancur.

Jangan Terlalu Sering Mengaduk Bihun Saat Memasak

Usahakan agar tidak terlalu sering mengaduk bihun saat kamu memasaknya. Mengaduk bihun terlalu sering justru akan membuat bihun mudah hancur dan patah. Aduk masakan sesekali saja. Meski mengadukannya sesekali saja, pastikan bumbu bihun meresap dengan baik ya. Agar bumbu meresap dengan baik, kamu bisa menambahkan sedikit air atau minyak saat memasaknya.

Itulah tips agar bihun nggak mudah hancur saat dimasak. Dengan tips ini, nggak perlu khawatir bahwa bihun yang dimasak akan hancur ya? Selamat mencoba dan semoga tips ini bermanfaat.

Tips Mudah Agar Keju Tak Kering Setelah Dibuka



Siapa yang bisa menolak kelezatan keju? Keju merupakan salah satu makanan yang digunakan untuk membuat berbagai kreasi makanan yang menggiurkan. Keju yang paling sering digunakan sebagai bahan memasak adalah keju cheddar.

Keju memang biasanya dibungkus dengan alumunium foil. Ini karena permukaan keju mudah kering jika terkena udara bebas. Permukaan keju yang kering ini jelas akan mempengaruhi rasa dan tekstur makanan. Karenanya kamu tak bisa menyimpan keju sembarangan. Berikut ini Vemale akan memberikan satu tips mudah menyimpan keju agar tak mudah kering setelah kemasannya dibuka.

Pertama yang perlu kamu lakukan adalah menyiapkan mentega Ladies. Saat keju sudah dipakai dan masih ada bagian yang tersisa maka olesi permukaannya dengan mentega. Setelah itu masukkan keju ke dalam wadah plastik atau plastik pembungkus makanan. Step terakhir simpan keju di dalam kulkas.

Dengan tips mudah ini dijamin keju tak akan kering saat akan dipakai lagi. Yang perlu diingat adalah kamu tak boleh terlalu lama menyimpan keju yang sudah dibuka Ladies. Ini karena kesegarannya akan hilang dan akan mempengaruhi rasa. Untuk itu disarankan untuk menghabiskan keju dalam kurun waktu yang singkat. Semoga informasi ini bermanfaat ya!

Tips Menyimpan Telur Agar Lebih Awet, Tahan Lama dan Nutrisinya Terjaga


Telur merupakan salah satu bahan makanan atau lauk pilihan keluarga, karena selain memiliki kandungan bergizi, juga bisa diolah menjadi menu makanan yang begitu enak dan nikmat.

Biasanya banyak orang membeli telur secara sekaligus sebagai persediaan di rumah. Telur pada dasarnya bisa disimpan dalam jangka waktu yang cukup lama. Namun meskipun begitu, anda juga harus memperhatikan kelayakan telur itu sendiri, apakah telur masih mengandung nutrisi yang sama atau justru sebaliknya.

Untuk menjaga kelayakan telur dan keawetannya, kita harus memperhatikan seperti apa cara menyimpan telur itu sendiri. Karena menyimpan telur dengan cara yang tidak tepat justru akan merusaknya dan membuatnya tidak awet.

Nah, bagi anda yang tidak tahu seperti apa cara menyimpan telur untuk menjaganya tetap awet dan nutrisinya terjaga, anda bisa simak langsung tipsnya di bawah ini :

Beli telur yang masih utuh atau baru

Ketika anda membeli telur, maka anda harus memastikan membeli telur yang keadaannya masih utuh atau baru. Jika bisa, anda harus tahu tanggal kadaluarsanya. Namun, jika anda membelinya di pasar atau warung biasa dan tidak tercantum tanggal kadaluarsanya, maka sebaiknya anda menyimpan telur tersebut tidak lebih dari satu bulan. Namun, dengan catatan telur tersebut di simpan dengan baik dan benar.

Bersihkan cangkang telur dari kotoran

Setelah anda membeli telur dan sebelum menyimpannya ke dalam kulkas, maka anda harus membersihkan telur tersebut dari segala kotoran yang menempel. Karena kotoran yang menempel tersebut bisa saja mengandung bakteri tertentu yang dapat mengkontaminasi telur dan makanan lainnya yang anda simpan di dalam kulkas. Jika telur sudah dicuci dengan bersih, anda bisa menglapnya dengan menggunakan lap kering dan bersih. Baru setelah itu anda bisa langsung menyimpannya.

Simpan telur di dalam karton

Setelah telur tersebut dibersihkan, alangkah baiknya jika anda memasukan telur tersebut ke dalam tray yang dikhususkan untuk kulkas ataupun di dalam dus, hal ini bertujuan agar telur terhindar dari benturan yang nantinya akan merusak atau membuat cangkang telur menjadi retak. Tidak hanya itu, tray atau karton yang digunakan pun bisa membantu sirkulasi udara terhadap telur dan menyerap lembab sehingga telur akan menjadi lebih tahan lama.

Hindari menyimpan telur pada pintu kulkas

Seperti yang kita ketahui, pada pintu kulkas terdapat rak khusus untuk menyimpan telur. Namun meskipun begitu, bukan berarti jika tempat tersebut adalah tempat yang aman untuk menyimpan telur. Alangkah lebih baiknya jika anda menyimpan telur di dalam kulkas, karena di dalam kulkas telur akan terkena udara dingin dan membuatnya lebih awet dan tahan lama. Telur yang disimpan di bawah suhu 20 derajat celcius akan terbebas dari bakteri tertentu yang dapat membahayakan.

Selain itu, anda juga bisa menyimpan telur di dalam suhu ruangan. Tetapi, kekurangannya telur tidak akan tahan lama dan anda harus memastikan jika telur sudah dihabiskan sebelum waktu tujuh hari, guna menjaga kesegaran dan nutrisinya.

Itulah tips menyimpan telur agar lebih awet, tahan lama dan nutrisinya tetap terjaga. Selamat mencoba dan semoga artikel ini bermanfaat.

Tips Mengolah Kikil Agar Cepat Empuk dan Tidak Bau


Khususnya di Indonesia, bahan makanan yang satu ini sering diolah menjadi berbagai macam olahan masakan yang begitu lezat dan enak. Banyak sekali olahan masakan yang terbuat dari bahan dasar kikil sapi, seperti halnya sop kikil, tumis kikil, kikil kuah bening dan lain sebagainya.

Namun, mengolah kikil agar menjadi olahan masakan atau hidangan yang enak tidak semudah yang dibayangkan. Pasalnya masalah sering muncul ketika mengolahnya, seperti kikil sulit empuk dan bau amis yang luar biasa menyengat. Ditambah lagi dengan lendir yang menempel pada kikil.


Karena seperti itu, banyak orang yang justru mengurungkan niatnya untuk mengolah atau memasak kikil. Bahkan sebagai gantinya, mereka lebih memilih membeli olahan kikil yang sudah jadi.

Membeli olahan kikil yang sudah jadi bukanlah solusi yang tepat. Hal itu justru tidak akan membantu apabila anda mendapatkan kikil dalam keadaan mentah. Untuk itulah, anda juga harus tahu seperti apa cara mengolah kikil yang baik dan benar agar kikil menjadi nikmat, cepat empuk dan tidak lagi bau amis.

Ketika mengolah kikil diperlukan kesabaran yang ekstra, karena jika kita tidak sabar maka olahan kikil yang dihasilkan akan gagal atau menjadi tidak enak.

Penasaran seperti apa cara mengolah kikil yang tepat agar empuk dan tidak bau? Untuk mengetahuinya anda bisa simak tipsnya pada pembahasan di bawah ini.

Cara Membersihkan Kikil

Setelah anda membeli kikil, maka seharusnya anda langsung mencuci kikil tersebut. Cara mencucinya yaitu dengan merendam di dalam air mendidih. Lalu diamkan kikil selama kurang lebih 20 menit. Setelah itu, anda bisa membersihkan kikil seperti biasanya. Apabila terdapat bulu yang masih tersisa, maka anda bisa menghilangkannya dengan menggunakan pisau.

Rebus Kikil

Setelah kikil bersih, anda bisa merebus kikil dengan menggunakan air biasa hingga kikil menjadi empuk. Agar proses merebus lebih cepat, maka anda bisa merebusnya di dalam panci presto selama kurang lebih 1 jam. Jika anda menggunakan panci biasa untuk merebus kikil, maka untuk membuat kikil menjadi empuk diperlukan waktu selama kurang lebih 2-3 jam. Ketika merebus kikil, anda bisa menambahkan rempah seperti daun jeruk, jahe, daun salam, dan lengkuas.Setelah kikil selesai direbus, anda bisa langsung membuang airnya agar kikil tidak bau.

Tiriskan Kikil

Apabila setelah direbus kikil masih tetap bau, setelah merebus kikil yang pertama kalinya anda bisa langsung meniriskan kikil dan menyiramnya dengan menggunakan air bersih. Hal ini dilakukan agar sisa bau yang masih menempel hilang. Setelah itu, kikil bisa langsung diproses atau diolah menjadi olahan masakan sesuai dengan selera anda.

Cara Membumbui Kikil

Agar olahan kikil lebih nikmat, maka anda bisa membumbui kikil dengan perpaduan bumbu dasar dan rempah-rempah yang khas. Bumbu dan rempah yang dimaksud yaitu, kunyit, daun salam, bawang putih, daun jeruk purut dan lain sebagainya.

Cara Memasak Kikil

Setelah kikil selesai dibumbui, anda bisa langsung memasaknya sesuai dengan selera anda dengan bumbu yang menggoda.

Itulah tips memasak kikil agar mudah, empuk dan tidak bau. Selemat mencoba.

Tips Menyimpan Bawang Merah dengan Baik dan Benar Agar Tidak Mudah Busuk


Kebanyakan ibu rumah tangga selalu membeli bumbu yang satu ini sebagai persediaan di rumahnya. Namun, banyak dari mereka yang mengeluh karena bawang merah yang dibelinya tersebut mudah busuk. Penyebab utama mudah busuknya bawang merah yaitu karena tidak disimpan dengan baik dan benar. Nah, berikut ini tips menyimpan bawang merah agar tidak mudah busuk.

Tips Menyimpan Bawang Merah dalam Keadaan Utuh

Setelah anda membeli bawang merah, terlebih lagi membelinya dalam jumlah yang cukup banyak, maka anda harus menyimpan bawang tersebut dalam suhu ruangan kering atau terbuka dengan sirkulasi udara yang lancar. Atau anda bisa menyimpan bawang tersebut pada wadah yang terbuka, kemudian simpan di tempat dengan suhu ruangan yang kering dan tidak lembab. Akan lebih baik jika anda menyimpan bawang bombay tersebut pada wadah terbuka yang memiliki pori-pori, seperti misalkan keranjang kecil. Anda bisa memilih keranjang dengan lubang yang cukup besar agar sirkulasi dari udaranya akan lebih baik. Cara menyimpan seperti ini akan membuat bawang merah bertahan lama selama kurang lebih 1 bulan. Ketika menyimpannya, anda juga harus menjauhkan bawang merah dari sayuran lainnya agar bawang tersebut tidak mudah busuk. Perlu anda ketahui, bawang merah dan sayuran lainnya seperti kentang, mengeluarkan uap yang akan membuat satu sama lainnya menjadi lebih mudah busuk.

Tips Menyimpan Bawang Merah yang Sudah Dikupas

Demi menghemat waktu ketika memasak, biasanya banyak orang mengupas bawang merah terlebih dahulu dalam jumlah yang banyak agar ketika memasak nanti tidak harus mengupas lagi. Bawang merah yang sudah dikupas tersebut biasanya akan lebih mudah busuk. Oleh karena itu, anda juga harus benar-benar memperhatikan cara penyimpanannya, selain agar tidak mudah busuk juga untuk menjaga kualitasnya. Nah, berikut ini cara menyimpan bawang merah yang sudah dikupas.

1. Menyimpan bawang merah kupas di wadah tertutup dalam lemari es

Cara pertama agar bawang merah kupas tahan lama dan kualitasnya tetap terjaga yaitu, simpan bawang merah tersebut di dalam wadah tertutup. Lalu simpan di dalam lemari es. Menyimpan bawang merah pada wadah tertutup dalam lemari es baik untuk menjaga kesegarannya agar bawang tidak busuk dan kualitasnya masih bagus. Menyimpan bawang merah dengan cara ini dapat membuat bawang tahan lama selama kurang lebih 1-2 minggu.


2. Menyimpan bawang merah kupas pada wadah terbuka dalam lemari es

Selain disimpan dalam wadah tertutup, bawang merah juga bisa disimpan pada wadah terbuka dalam lemari es. Menyimpan bawang merah dengan cara ini akan membuat bawang tahan lama selama 2-3 minggu. Namun, dengan cara ini kualitas bawang yang dihasilkan akan berbeda dengan cara penyimpanan yang pertama. Meskipun begitu, kondisinya akan tetap baik dan masih bisa digunakan. Akan lebih baik jika bawang yang disimpan dengan cara ini tidak dalam jumlah yang banyak.

Tips Menyimpan Bawang Merah yang Sudah Dihaluskan atau Dicincang

Bawang merah yang sudah dicincang dan dihaluskan juga bisa disimpan dengan baik agar tahan lama dan kualitasnya terjaga. Anda bisa menyimpannya di lemari es atau pada bagian freezer.

1. Menyimpan bawang merah dalam lemari es

Simpan bawang merah cincang atau iris dalam wadah tertutup, lalu simpan di bagian bawah kulkas. Cara ini akan membuat bawang tahan lama selama 1 bulan.

2.  Menyimpan bawang merah dalam freezer

Bawang merah cincang dan halus juga bisa disimpan pada bagian freezer. Simpan bawang merah pada wadah tertutup, lalu simpan di dalam freezer. Dengan cara ini bawang merah akan bertahan sampai 3 bulan.

Demikian cara menyimpan bawang merah agar tahan lama dan tidak mudah busuk. Selamat mencoba.


Tips Menyimpan Cabai Agar Tetap Segar dan Tahan Lama


Tips Menyimpan Cabai Agar Tetap Segar dan Tahan Lama :

-Pada saat anda menyimpan cabai, maka anda harus memastikan untuk memilih cabai dengan keadaan dan kualitas yang baik. Cara menentukan apakah cabai tersebut masih dalam keadaan baik atau tidak yaitu anda harus memencet bagian tengah cabai tersebut. Pastikan anda memilih cabai yang masih dalam keadaan segar dan keras. Jika anda membeli cabai dengan kualitas yang kurang baik maka akan sangat merugikan sekali terlebih lagi jika anda membelinya dalam jumlah yang banyak.

-Setelah membeli cabai tersebut, maka anda harus memperhatikan cara penyimpanannya. Simpan cabai yang sudah anda beli tersebut pada tempat yang tidak lembab dan kering. Apabila cabai tersebut dibungkus dengan menggunakan plastik pada saat membelinya, maka anda harus segera mengeluarkan cabai tersebut dari plastik. Setelah itu, angin-anginkan cabai agar tidak lembab karena uap yang dihasilkan selama disimpan di dalam plastik.

-Anda bisa menyimpan cabai tersebut di dalam kulkas atau lemari pendingin. Namun, anda harus memastikan jika cabai tersebut tidak dalam keadaan basah atau lembab.

-Setelah membeli cabai, seharusnya anda jangan langsung mencuci cabai tersebut. Akan lebih baik apabila anda mencucinya pada saat akan dipakai saja. Hal ini bertujuan agar cabai tetap dalam keadaan segar dan tetap tahan lama.

-Apabila anda tidak memiliki kulkas atau lemari pendingin, maka anda bisa menyimpan cabai tersebut pada wadah yang memiliki lubang sehingga tidak akan lembab. Kemudian, simpan atau letakan pada tempat yang terkena angin serta tidak lembab.

 Cara-cara di atas bisa anda terapkan agar cabai yang anda beli tetap segar dan tidak akan mudah busuk apalagi jika anda membelinya dalam jumlah yang banyak. Itulah cara menyimpan cabai agar tetap segar dan tidak mudah busuk. Selamat mencoba.